Peluang Usaha Sayuran Hidroponik Masih Menjajikan

Satu Meja Bisa Untung 1 – 2 juta perbulan

Belum lama ini saya bersilaturrahmi ke tempat teman yang memiliki usaha hidroponik, dan usahanya ini telah berdiri hampir lebih dari 10 tahun, tentunya cukup menjanjikan dan tetap prospek hingga saat ini.

Lokasinya berada dikawasan pinggiran Kota Jambi, namun masih dalam wilayah Kota Jambi Provinsi Jambi. Adapun sayuran yang ditanam diantaranya selada, pakcoy dan sawi biasa. Meskipun cuaca panas terik dan kemarau melanda, Ia terus tetap berproduksi dan panen setiap satu bulan sekali dalam tiap tiap meja.

Sebelum lebih jauh berbicara, yuk kita harus tau dulu apa itu hidroponik. Hidroponik adalah sebuah metode budidaya tanaman yang tidak menggunakan tanah sebagai media pertumbuhan. Sebaliknya, tanaman tumbuh dalam larutan nutrisi yang dicampur dengan air yang mengandung semua unsur yang dibutuhkan untuk pertumbuhan mereka. Sistem hidroponik memungkinkan kontrol yang lebih baik terhadap faktor-faktor seperti nutrisi, air, cahaya, dan suhu, sehingga tanaman dapat tumbuh dengan lebih efisien dan cepat dibandingkan dengan metode pertanian konvensional.

Dalam sistem hidroponik, akar tanaman bisa terendam langsung dalam larutan nutrisi, atau mereka dapat tumbuh dalam media inert seperti pasir, kerikil, serat kokos, atau perlite yang diberi makan oleh larutan nutrisi. Ada beberapa jenis sistem hidroponik yang berbeda, seperti sistem rakit apung, sistem sumbu, sistem wick, sistem NFT (nutrient film technique), dan banyak lagi, yang masing-masing memiliki keunggulan dan kelemahan tersendiri.

[irp]

Kembali ke topik sebelumnya, setelah saya amati dan cermati siklus panen tanaman atau sayur dengan menggunakan sistem hidroponik ini cukup cepat dan singkat. Sebab, dalam satu bulan atau sekitar 30 hari setelah tanam, sayur yang ditanam sudah dapat dipanen, tentu ini tidak memerlukan waktu yang cukup lama untuk balik modal.

Menurutnya, idealnya modal awal dalam satu meja berkisar antara 1 – 2 juta rupiah, tergantung banyaknya lobang tanam, panjang dan lebar meja tersebut. Selain itu, suplai air dan listrik haruslah tetap terjamin, tentu senantiasa diawasi.

Jika dalam satu meja memiliki setidaknya 1.000 lobang tanam, tentu perbulan jika ditanami pakcoy akan mehghasilkan keuntungan sedikitnya 1 juta rupiah, menggiurkan bukan. Dalam memiliki usaha hidroponik banyak informasi, saran dan tips yang dipaparkannya, diantaranya harus banyak belajar, konsisten dan tetap bersabar.

Mengapa usaha hidroponik ini tetap menguntungkan, dari paparannya jika kita menanam pakcoy saja, yang merupakan sayuran mudah perawatan dan cepat panen tentu hasilnya cukup menggiurkan.

Berdasarkan pengalamannya selama ini, jika panen 1 lobang tanam menghasilkan bobot 100 gram saja, 100 gram x 1.000 lobang hasilnya 100 kilogram pakcoy. Dari sini harga jual misalnya 15.000 rupiah perkilogram maka yang didapat 1,5 juta rupiah, lalu dikurangi dengan biaya listrik, air, benih, pupuk dan biaya lainnya, maka bersih sekitaran angka 1 jutaan. Ini adalah perhitungan jika tidak ada kendala yang berarti selama masa tanam berlangsung.

Bayangkan para petani hidroponik ada yang memiliki 5 meja atau 10 meja, dengan 1 meja minimal 1.000 lobang tanam, maka hasil yang didapatkan cukup menggiurkan.

Selain itu, jika harga jual dipasaran lebih tinggi keutungan yang didapat bisa lebih lagi. Dipaparkannya, untuk hasil panen Ia memasok ke pengepul atau tengkulak langganan. Karena, pengepul sanggup membeli dalam jumlah banyak, sedangkan kalau di ecer sendiri, dijual secara bertahap tidak langsung habis. Akan tetapi kelebihannya, harga jual sayur bisa lebih tinggi sehingga keuntungan yang didapat bisa lebih lagi.

[irp]

Apalagi saat ini fluktuasi harga sayuran yang tidak menentu, sehingga membuat para petani sayuran hidroponik harus jeli dalam membaca situasi pasar kedepannya.

Jika kita melihat disejumlah pasar moderen ataupun konvensional permintaan sayuran cukup tinggi, dan selalu kekurangan suplay. Artinya, anda masih berpeluang untuk usaha hidroponik ini, sebab sayuran hidroponik sangat digemari, selain bersih rasa dari sayuran hidroponik ini terbilang enak jika dengan sayuran biasa yang ditanam di tanah.

Benih pakcoy ditanam sistem hidroponik – infonyo.com

Adapun kelebih sayuran hidroponik sebagai berikut :

  • Permintaan Tinggi untuk Sayuran Segar

Permintaan konsumen akan sayuran segar dan organik terus meningkat. Hidroponik salah satu jalan bagi produsen untuk menghasilkan sayuran dengan cepat dan tanpa pestisida, menjadikannya pilihan yang menarik bagi konsumen yang peduli akan kesehatan dan keberlanjutan.

  • Penghematan Air

Hidroponik menggunakan air secara lebih efisien daripada pertanian konvensional, karena air dapat didaur ulang dalam sistem, sehingga bisa menghemat air. Ini menjadi salahs satu keuntungan besar di daerah yang mengalami krisis air.

  • Kontrol Lingkungan

Dalam hidroponik, lingkungan pertumbuhan senantiasa diawasi dan dikontrol secara tetap. Ini berarti Anda dapat mengoptimalkan suhu, kelembaban, cahaya, dan nutrisi untuk meningkatkan produktivitas tanaman agar tanaman berhasil dengan sempurna.

  • Tanaman Tumbuh Lebih Cepat

Secara umum, tanaman dengan sistem hidroponik dapat tumbuh lebih cepat daripada dalam tanah, sesuai dengan nutrisi yang diberikan. Ini berarti Anda dapat mendapatkan panen yang lebih sering, yang berarti pendapatan yang lebih cepat, dan tentunya balik modal dengan cepat pula atau BEP cepat.

  • Potensi Keuntungan

Jika diamati, sistem hidroponik kerap menghasilkan hasil panen yang lebih tinggi per unit luas dibandingkan dengan pertanian tanah. Sebab hidroponik sangat efektif dengan luas lahan dan tempat. Dengan manajemen yang baik, Anda memiliki potensi untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

  • Keterlibatan Konsumen

Konsep hidroponik yang inovatif sering menarik perhatian konsumen dan dapat digunakan sebagai strategi pemasaran yang kuat. Ini tentu sangat menguntungkan anda, dan juga keberlangsungan usaha dimasa yang akan datang.

Namun, penting untuk diingat bahwa kesuksesan dalam usaha hidroponik memerlukan pengetahuan dan keterampilan yang baik dalam manajemen tanaman, perencanaan bisnis yang matang, dan pemasaran yang efektif.

[irp]

Selain itu, faktor-faktor seperti lokasi, pasar target, dan biaya modal awal juga akan memengaruhi kesuksesan usaha Anda. Sebelum memulai usaha hidroponik, lakukan penelitian pasar dan perencanaan yang cermat untuk memastikan bahwa ini adalah langkah yang tepat bagi Anda. Selalu perbarui informasi terbaru tentang tren dan perkembangan terkini di industri hidroponik.

Jika ingin menekuni usaha ini perbanyak relasi dan referensi, baiknya saat ini media informasi terbuka luas, sehingga anda dengan mudah mendapatkan informasi tentang usaha hidroponik. Juga ikut bergabung dalam komunitas usaha hidroponik, sebab didalam komunitas tersebut banyak sekali orang orang yang telah sukses dan berpengalaman dalam menjalankan usaha hidroponik ini.***

You May Also Like

About the Author: admin